Newsflash

Munas ke VI Hildiktipari akan dilaksanakan di Puri Saron Hotel, Seminyak - Kuta, Bali pada tanggal 22-23 Juli 2010

Polls

Kesenian Daerah yang Paling Anda Kenal
 
Seminar Nasional “Sosialisasi Pariwisata Sebagai Disiplin Ilmu Dan Persiapan Pembukaan S1, S2 Dan S3 Pariwisata Secara Mandiri” PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 26 March 2008 00:00

Upaya untuk mewujudkan pariwisata sebagai disiplin ilmu mandiri telah menempuh jalan sangat panjang, akhirnya sampai pada Deklarasi Agustus  2006, yang menetapkan pariwisata sebagai disiplin ilmu mandiri, dengan berbagai alasan : Pertama, pariwisata mempunyai peran penting bagi Indonesia, yang meliputi aspek sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan ke depan, peran pariwisata diprediksi akan semakin besar, karena pariwisata akan menjadi industri terbesar di dunia.

Kedua, dari prespektif filsafat ilmu pariwisata memiliki basis yang kuat sebagai ilmu mandiri, karena syarat-syarat ontologis, epistemologis dan aksiologis sudah dapat dipenuhi dengan baik. Ketiga, pengalaman sejarah menunjukan bahwa kelahiran suatu cabang ilmu yang baru, selalu diwarnai oleh perdebatan pro-kontra. Keempat, untuk mengembangkan pariwisata tidak cukup dengan pendidikan vokasional yang ada saat ini, karenanya memerlukan pendidikan yang bersifat akademik dan profesi.

Untuk sementara, disepakati tiga cabang dari disiplin ilmu pariwisata yaitu: Pengembangan Jasa Wisata, Organisasi Perjalanan, dan Kebijakan Pembangunan Pariwisata. Dari ketiga cabang tersebut teridentifikasi 10 anak cabang (ranting) yang dapat dikembangkan melalui enam program studi baik pada jenjang S1, S2 maupun S3. Kesepuluh anak cabang tersebut adalah : Akomodasi, Restoran & Katering, Konvensi, Insentif dan Pameran, Impresariat, Atraksi  (termasuk Objek dan Daya Tarik Wisata). Perjalanan & Transportasi Wisata, Kajian Kepariwisataan, Informasi dan komunikasi Pariwisata, Pemasaran Pariwisata, Perencanaan dan Pengelolaan Destinasi.

Untuk lebih memperluas dukungan dan pengakuan dari Pemerintah, pada tanggal 13 Pebruari 2008 telah diadakan rapat konsultasi antara pengurus HILDIKTIPARI dan Dep. BUDPAR  dengan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, yang hasilnya MENDUKUNG PARIWISATA SEBAGAI ILMU MANDIRI dan mendorong Untuk Segera Membuka Program S1 Pariwisata.

Oleh karena itu, dipandang perlu menyebarluaskan informasi ini melalui Seminar Nasional yang berjudul “SOSIALISASI PARIWISATA SEBAGAI DISIPLIN ILMU DAN PERSIAPAN PEMBUKAAN S1,S2 DAN S3 PARIWISATA  SECARA  MANDIRI.”

TUJUAN,SASARAN DAN TARGET GROUP

Seminar Nasional ini bertujuan untuk :

  1. Memperluas informasi mengenai arah dan kebijakan pemerintah dalam mendukung pariwisata sebagai ilmu mandiri dan pengembangan pendidikan tinggi pariwisata sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing bangsa,
  2. Menangkap peluang pembukaan program studi baru dari disiplin ilmu pariwisata.
  3. Mendorong tumbuhnya pendidikan pariwisata berbasis akademik dan profesi. 

SASARAN :

  1. Tersebarnya informasi pariwisata sebagai disiplin ilmu mandiri, serta dukungan pemerintah terhadap pengembangan pendidikan pariwisata dalam meningkatkan daya saing bangsa,
  2. Munculnya berbagai peluang kesempatan pembukaan program studi berbasis akademik dan profesi,3.   Terciptanya komunitas untuk memperkuat dan mengembangkan pariwisata sebagai disiplin ilmu mandiri. 

TARGET GROUP PESERTA SEMINAR  INI :

  1. Pempinan Perguruan Tinggi
  2. Pengurus Yayasan3.   Asosiasi Profesi 

NARA SUMBER  : 

  1. Prof. DR.H. Fasli Djalal, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi
  2. Drs. I Gusti Putu Laksaguna,CHA,M.Sc, Ka. Badan Pengembangan Sumber Daya  Dep. BUDPAR
  3. Dr. Tresna Dermawan Kunaefi, Direktur Akademik Ditjen DIKTI
  4. Prof. Dr. I G Pitana,M.Sc, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Dep. BUDPAR5.   Prof. Azril Azahari, Ph.D,  - STP. Trisakti 

WAKTU DAN TEMPAT

Hari/tanggal    : Rabu, 2 April 2008

Tempat           : Ballroom Hotel Grand Melia

                         Jl. Rasuna Said  - Jakarta

Waktu             : Pukul 08.00 – 15.00 WIB 

BIAYA SEMINAR

Biaya kontribusi Seminar Nasional Rp. 250.000,- per orang (biaya termasuk seminar kit, 2 kali coffee break dan satu kali lunch )

Last Updated on Tuesday, 05 May 2009 08:32